Tamparan keras dari yang maha lembut
Hari ini adalah hari yang paling berkesan dari hari hari sebelumnya, aku di tampar oleh orang nakal sewaktu masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah, dia terkenal arogan, jagoan, terkenal mempunyai kasus kasus di sekolah yang tidak bisa di toleransi lagi oleh guru guru, tetapi di balik semua ke nakalan yang di buatnya, ternyata terdapat titik dimana orang tersebut mempunyai jiwa solidaritas yang sangat tinggi, bahkan, tidak di miliki oleh orang orang terdekatnya sekalipun, orang ini yang selalu gemar mempunyai teman baru, membuat orang ini semakin berkembang wawasannya, sewaktu mengenyam pendidikan di bangku sekolah dulu, aku suka berfikir, orang ini nanti setelah lulus mau jadi apa? dengan sifatnya yang arogan, aku selalu berekspetasi buruk tentang orang ini, bahkan salah satu sahabatku sampai berkata “di lihat lihat,sifat lo itu lebih buruk dari pada dia yaa“, seketika aku terdiam, tidak memikirkan sekitar, aku hanya memikirkan ucapan temanku yang baru saja di ucapkan kepadaku, tapi aku selalu yakin di balik pahitnya ucapan teman temanku, ada berjuta juta kebaikan di dalam setiap kata katanya.
Terimakasih atas kata kata phahitnya,
panjang umur orang orang baik ( 29’jan )