-
Terima kasih untuk kemarin.
Terima kasih untuk waktu luangnya.
Terima kasih untuk kebaikan hatinya.
Terima kasih untuk berada di sampingku sepanjang malam.
Terima kasih untuk kerepotan yang kamu timbulkan.
Terima kasih untuk kecerobohan yang menyebalkan.
Terima kasih untuk kejujuran yang sulit diutarakan.
Terima kasih untuk tidak marah karena aku hanya menggenggammu saat turun tangga saja.
Terima kasih untuk kelemotan yang kamu tanam.
Terima kasih untuk tidak pergi.
Terima kasih untuk senyuman yang tercetak di bibir.
Terima kasih untuk kata kata ily2 yang kamu kirimkan kepadaku.
Terima kasih untuk selalu mencoba dan tak pernah menyerah.
Terima kasih untuk peduli tentang macam hal di duniaku.
Terima kasih untuk selalu memahami sifat ku yang luar biasa anehnya.
Terima kasih untuk cerita yang kamu beberkan hingga mataku berkabut sendu.
Terima kasih untuk segalanya.
Terima kasih untuk menjadikan aku sebagai peran dalam ceritamu.
Aku tidak pernah berekspektasi lagi tentang kamu, karena kamu adalah kamu. Bukan sebuah asumsi yang tidak pasti.
Dan karena sosok sempurna itu menjadi mustahil, jika kamu hanya berteman dengan sebuah pengandaian.
Hendro
2/6/21
0 komentar:
Posting Komentar