Aku salah, ku pikir kamu rumah.
Nyatanya aku hanya singgah
Seberapapun aku coba untuk menyanggah.
Tetap saja aku kalah..
Jadi?
Biarlah aku yang patah,
Kamu? Tetaplah bertumbuh
Tenang, aku tidak kan menagih janjimu.
Anggap saja semua hanya omong kosong, se simple itu bukan?
Ini hanya masalah dua insan yang dipaksakan untuk bersatu, sesuatu yang di paksakan rasanya sangat tidak enak bukan?
Haha maaf, telah menuntut banyak darimu.
Menuntut agar kamu tidak pergi, menuntut agar kamu selalu ada buat ku.
Pasti kamu sudah tidak bisa menahan tuntutanku bukan?
Tak apa, keputusan kamu tepat untuk segera pergi dari beban yang ku taruh setiap hari di pikiranmu.
Ku harap, kamu semakin baik setelah kejadian ini.
Oiya, sebelum kamu benar benar pergi.
Aku hanya ingin bilang,
“Aku tidak pernah merasa menyesal telah menaruh sepenuh hati”
Terlihat begitu ke kanak kanakan, tapi ya beginilah aku.
Setelah ini, semoga aku bisa menjadi lebih dewasa. Amin
Titip salam buat ayah,bunda,mayang & uma yaa.
Sampai ketemu lagi ketika aku sudah berfikir dewasa.
ilsym.
0 komentar:
Posting Komentar