Se-sederhana itu gaya outfitmu, dengan Jaket pink cerah mengajakku mengelilingi indahnya kota jakarta.
ternyata bahagia sesaat itu mudah, dengan mengililingi kota jakarta sudah membuatku bahagia pada malam itu.
Yaaa denganmu tentunya.
Entah jika aku berangkat sendirian.
Mungkin tidak sebahagia jika denganmu.
Terimakasih sudah mau pergi denganku,
Terimakasih pula sudah mau ber-pancong-ria denganku.
Iya coklat keju kesukaanmu, itu yang kamu pesan pada malam itu.
Tadinya aku juga mau memesan dengan pesanan yang sama denganmu.
Tapi apadaya mungkin si penjual pancong sudah lelah.
Tidak mendengarkan apa yang ku pesan pada malam itu.
Tidak apa apa.
Aku tetap memakannya, sambil menatap wajahmu tentunya.
Pancong pada malam itu terasa enak.
Entah karena memang 1/2 matang atau mungkin, aku menyantapnya dengan menatap wajahmu.
Manis, Bukan wajahmu, tapi pancong buatan si penjual.
dan Tidak lupa juga kita memesan minuman di sebuah gerai coffee tepat di atas kedai pancong.
Perbincangan malam itu terasa hangat di mulai dari lelucon lelucon yang kamu beritahu sampai saling memberitahu kesibukan kita masing masing.
Ku kira perbincangan pada saat itu itu hanya bertahan pada malam itu saja, ternyata kamu mengajakku untuk berbincang kembali pada malam selanjutnya,
Senang bukan main, jadi ini yang namanya love goals ( pemikiran jahatku pada malam itu ).
-
-
-
Di malam selanjutnya kita bertemu lagi, kali ini kamu menggunakan jaket hitam dan baju burung hantumu, iya 4 burung hantu saling berdampingan, bersebelahan, berpasangan.
Jika di izinkan, aku juga mau masuk ke dalam circle burung hantu yang ada di bajumu,
Denganmu tentunya, agar aku bisa menatapmu setiap saat.
Jika di izinkan, aku juga mau masuk ke dalam circle burung hantu yang ada di bajumu,
Denganmu tentunya, agar aku bisa menatapmu setiap saat.
Layaknya sudah berteman lama, aku mulai nyaman dengan gaya permainanmu yang kamu buat.
Dengan ke egoisanmu. selalu saja aku menuruti apamaumu,
bodoh?
Tidak ada kata bodoh untuk mendapatkan hatinya.
Aku semakin bahagia ketika kita mulai menyanyikan lagu kesukaanmu.
Aku semakin jatuh cinta ketika dirimu menyanyikan tepat di bagian
“Jangan pergi dari cintaku
Biar saja tetap denganku
Biar semua tahu adanya
Dirimu memang punyaku”
Sesekali aku tersenyum melihatmu mengeluarkan suara yang tergolong lucu,
Suara suara yang harus mengikuti apa kata hatimu.
Jelas sekali ditelingaku dirimu mengeluarkan suara Alto, Sopran, Baritone.
Sebenarnya tidak ada masalah selama itu membuatmu nyaman.
Tidak masalah juga untukku sebagai orang yang harus mengikuti apa maunya suaramu.
yang terpenting.
Aku masih berada disampingmu.
Itu aneh, ya buatku itu aneh.
Aneh karena semakin lama diriku semakin nyaman ketika bersamamu.
Terimakasih sudah membuat hariku berubah selama 2 hari, maaf soal cubitan di pipi.
Itu hanya bercanda.
Sampai bertemu dilain waktu fad
0 komentar:
Posting Komentar